Langsung ke isi
Jumat, 2 Oktober 202607.32 WIT
TIDORE · MALUKU UTARA
Lingkungan

Kebakaran Hutan dan Lahan di Tidore, BPBD Terjunkan Tim Gabungan

Kebakaran hutan dan lahan melanda Desa Kayasa dan Gusale, Kota Tidore Kepulauan, Kamis (1/10/2026), menghanguskan sekitar dua hektare lahan.

Bagikan
Tim gabungan BPBD Maluku Utara melakukan pemadaman kebakaran di hutan dan lahan warga Desa Kayasa dan Gusale, Kamis (1/10/2026).
Tim gabungan BPBD Maluku Utara melakukan pemadaman kebakaran di hutan dan lahan warga Desa Kayasa dan Gusale, Kamis (1/10/2026). (Foto: RRI/Hasan/RRI.co.id)

TIDORE — Kebakaran hutan dan lahan melintasi Desa Kayasa di Kecamatan Oba Utara dan Desa Gusale, Kota Tidore Kepulauan, pada Kamis (1/10/2026). Peristiwa yang terdeteksi pukul 14.30 WIT itu disebabkan kondisi lahan yang sangat kering dan tiupan angin kencang, memungkinkan api merambat dengan cepat.

Menurut pemantauan Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku Utara, kebakaran berawal dari vegetasi pohon bambu dan sagu sebelum meluas ke hutan dan lahan kosong milik penduduk. Luas areal yang terdampak mencapai sekitar dua hektare.

Kepala Pelaksana BPBD Maluku Utara, Fehby Alting, datang memantau operasi pemadaman pada Kamis malam. Hingga pukul 21.00 WIT, masih terlihat beberapa titik api aktif dan asap mengepul di lokasi kejadian. “Belum diketahui pasti penyebab kebakaran,” ujar Fehby.

Setelah menerima pemberitahuan, Pemerintah Provinsi Maluku Utara segera mengirim tiga unit mobil pemadam api ke lokasi. Kendaraan tersebut tiba sekitar pukul 15.00 WIT dan langsung melakukan operasi pemadaman. Tidak lama kemudian, sekitar pukul 15.15 WIT, Tim TRC-PB BPBD Maluku Utara hadir untuk turut membantu.

Tim respons cepat kemudian bekerja sama dengan personel Dinas Pekerjaan Umum, Balai Wilayah Sungai (BWS), TNI, Polri, dan damkar lokal. Untuk penanganan ini, BPBD menyiapkan satu unit mobil rescue dan satu unit tangki, damkar mengoperasikan tiga unit fire truck, Dinas Pekerjaan Umum mengeluarkan satu unit tangki, dan BWS menambah satu unit tangki lagi. Sebanyak delapan personel TRC BPBD terlibat aktif dalam operasi tersebut.

Pemadaman mengalami hambatan signifikan karena angin kencang dan kekeringan lahan, yang mempercepat penyebaran api ke wilayah yang lebih luas. Luasnya area terbakar membuat tim kesulitan menjangkau semua titik api. Tim TRC-PB BPBD membantu memompakan air ke mobil pemadam guna mendukung upaya pemadaman.

Tidak ada korban jiwa dilaporkan dalam insiden ini. Kerugian terbatas pada kerusakan vegetasi di kawasan terbakar. BPBD Maluku Utara menyarankan pemantauan berkelanjutan di lokasi untuk memverifikasi tidak ada api yang kembali menyala. Pemerintah juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuang rokok sembarangan, khususnya di area berumput dan lahan yang kering. (A1)

Sumber: https://rri.co.id/ternate/regional/2781319/karhutla-di-kayasa-gusale-meluas-bpbd-malut-terjunkan-tim-reaksi-cepat

— AKHIR BERITA —
Bagikan

Berita Terkait